Senin, 11 Maret 2013

Siklus Air Atau Daur Hidrologi / bag. 2 (SC 16-18)

Daur hidrologi sering juga dipakai istilah water cycle atau siklus air. Suatu sirkulasi air yang meliputi gerakan mulai dari laut ke atmosfer, dari atmosfer ke tanah, dan kembali ke laut lagi atau dengan arti lain siklus hidrologi merupakan rangkaian proses berpindahnya air permukaan bumi dari suatu tempat ke tempat lainnya hingga kembali ke tempat asalnya.
Air naik ke udara dari permukaan laut atau dari daratan melalui evaporasi. Air di atmosfer dalam bentuk uap air atau awan bergerak dalam massa yang besar di atas benua dan dipanaskan oleh radiasi tanah. Panas membuat uap air lebih naik lagi sehingga cukup tinggi/dingin untuk terjadi kondensasi.
Uap air berubah jadi embun dan seterusnya jadi hujan atau salju. Curahan (precipitation) turun ke bawah, ke daratan atau langsung ke laut. Air yang tiba di daratan kemudian mengalir di atas permukaan sebagai sungai, terus kembali ke laut. Air yang tiba di daratan kemudian mengalir di atas permukaan sebagai sungai, terus kembali ke laut melengkapi siklus air.
Dalam perjalanannya dari atmosfer ke luar, air mengalami banyak interupsi. Sebagian dari air hujan yang turun dari awan menguap sebelum tiba di permukaan bumi, sebagian lagi jatuh di atas daun tumbuh-tumbuhan (intercception) dan menguap dari permukaan daun-daun. Air yang tiba di tanah dapat mengalir terus ke laut, namun ada juga yang meresap dulu ke dalam tanah (infiltration) dan sampai ke lapisan batuan sebagai air tanah.
Sebagian dari air tanah dihisap oleh tumbuh-tumbuhan melalui daun-daunan lalu menguapkan airnya ke udara (transpiration). Air yang mengalir di atas permukaan menuju sungai kemungkinan tertahan di kolam, selokan, dan sebagainya (surface detention), ada juga yang sementara tersimpan di danau, tetapi kemudian menguap atau sebaliknya, sebagian air mengalir di atas permukaan tanah melalui parit, sungai, hingga menuju ke laut ( surface run off ), sebagian lagi infiltrasi ke dasar danau-danau dan bergabung di dalam tanah sebagai air tanah yang pada akhirnya ke luar sebagai mata air.
Siklus hidrologi dibedakan ke dalam tiga jenis yaitu :
1. Siklus Pendek : Air laut menguap kemudian melalui proses kondensasi berubah menjadi butir-butir air yang halus atau awan dan selanjutnya hujan langsung jatuh ke laut dan akan kembali berulang.
Gambar “Siklus Pendek”
2. Siklus Sedang : Air laut menguap lalu dibawa oleh angin menuju daratan dan melalui proses kondensasi berubah menjadi awan lalu jatuh sebagai hujan di daratan dan selanjutnya meresap ke dalam tanah lalu kembali ke laut melalui sungai-sungai atau saluran-saluran air.
Gambar “Siklus Sedang”
3. Siklus Panjang : Air laut menguap, setelah menjadi awan melalui proses kondensasi, lalu terbawa oleh angin ke tempat yang lebih tinggi di daratan dan terjadilah hujan salju atau es di pegunungan-pegunungan yang tinggi. Bongkah-bongkah es mengendap di puncak gunung dan karena gaya beratnya meluncur ke tempat yang lebih rendah, mencair terbentuk gletser lalu mengalir melalui sungai-sungai kembali ke laut.
Gambar “Siklus Panjang”
Unsur-unsur utama dalam siklus hidrologi :
  • Evaporasi : penguapan dari badan air secara langsung
  • Transpirasi : penguapan air yang terkandung dalam tumbuhan
  • Respirasi : penguapan air dari tubuh hewan dan manusia
  • Evapotranspirasi : perpaduan evaporasi dan transpirasi
  • Kondensasi : proses perubahan wujud uap air menjadi titik-titik air sebagai hasil pendinginan
  • Presipitasi : segala bentuk curahan atau hujan dari atmosfer ke bumi yang meliputi hujan air, hujan es, hujan salju
  • Infiltrasi : air yang jatuh ke permukaan tanah dan meresap ke dalam tanah
  • Perkolasi : air yang meresap terus sampai ke kedalaman tertentu hingga mencapai air tanah atau groundwater
  • Run off : air yang mengalir di atas permukaan tanah melalui parit, sungai, hingga menuju ke laut.


Minggu, 10 Maret 2013

Nama saya leka oktalia Saya tinggal di Muara Lawai dan saya pernah sekolah di SD Muara Lawai,dai kecil saya hobinya renang.Saya sekarang sekolah diSMP Negeri 5 Muara Enim,perasaan saya sekolah di sana senang sekali apalagi gurunya baik sekali..Setela keluar dari SMP 5 aku ingin melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi..

Sabtu, 09 Maret 2013

10 cara belajar yang baik untuk usia dini

Belajar itu adalah cara seorang anak untuk dapat bisa memahami apa yang mereka sedang pelajari. Belajar itu sangat menyenangkan jika kita bisa melakukannya dengan baik dan dengan menggunakan metode yang mengasikan. Untuk anak usia dini mungkin belajar sangatlah melelahkan tetapi jika mereka belajar dengan metode yang menyenangkan pastinya mereka akan senang. Kebanyakan anak ingin belajar jika mereka belajar saling bermain. Saat ini banyak mainan yang didalamnya mempunyai banyak pelajaran. Salah satunya permainan untuk menentukan suatu bentuk, warna, atau bisa juga permainan yang menggunakan suara untuk metode dalam pembelajaran.
Menurut saya belajar yang menyenangkan untuk anak yaitu dengan cara bermain tetapi bermain di sini bukan bermain yang asal-asalan. Dalam pembelajaran bisa juga belajar dengan menggunakan hobi mereka salah satunya:
  • Seorang anak sangat senang bernyanyi. Di sini kita dapat mengapresiasikan pembelajaran dengan bernyanyi. Kita dapat memulai dengan pembelajaran awal untuk mengeja dengan menggunakan lagu atau suara apa yang menurut anda sangat menyenangkan.
  • Seorang anak sangat suka membuat bentuk. Dari hobi ini kita juga bisa mengapresiasikan pembelajaran dengan menggunakan mainan yang sudah dirancang supaya seorang anak dapat memahami bentuk.
  • Seorang anak sangat suka melukis. Ini juga salah satu contoh seorang anak dapet belajar memahami warna dan dapat mengapresiasikan imajinasi nya ke dalam sebuah lukisan atau gambaran.
  • Seorang anak sangat suka berbicara atau bertanya-tanya. Setiap anak pastinya selalu bertanya-tanya jika mereka melihat sesuatu yang mereka belum pernah tau sebelumnya. Di sini lah orang tua harus berhati-hati dalam menjawab setiap pertanyaan dari anak tersebut karena setiap pertanyaan yang terlontar dari anak tersebut mereka akan menyerap jawaban dari apa yang mereka dengar.
Mungkin ini baru beberapa cara dalam pembelajaran anak usia dini dan jika cara ini melenceng harap di maklumi karena ini hanyalah beberapa pendapat yang saya tau tentang cara yang baik dalam belajar anak usia dini.